Legenda Arsenal, Ray Parlour, percaya Mesut Ozil bersiap meninggalkan Emirates Stadium dalam waktu dekat. Ozil dinilai tidak masuk dalam rencana permainan arsitek The Gunners, Unai Emery.

Emery sempat memberi sinyal agar playmaker asal Jerman itu meninggalkan Arsenal. Namun, besarnya gaji Ozil membuat klub-klub peminat mundur teratur dalam perburuan.

"Mesut Ozil mungkin telah mencapai akhir kariernya bersama Arsenal," ujar mantan gelandang Arsenal, Ray Parlour, seperti dilansir Goal.

Menurut Parlour, Emery mencoba melakukan perubahan agar Arsenal kembali bersaing di papan atas Liga Inggris. Sayangnya, Ozil bukan pilihan utama bagi Emery untuk bisa menjalankan strateginya.

Arsenal memboyong Ozil sejak klub itu masih dibesut Arsene Wenger. Sejak itu, Ozil kerap mendapat kepercayaan penuh memimpin lini tengah klub London Utara tersebut. Ozil kini telah berusia 30 tahun, tapi peminatnya belum berkurang walaupun porsi bermainnya kurang ekspektasi.

"Saya benar-benar terkesan dengan penampilan para pemain muda yang kini memperkuat Arsenal. Ozil terancam tergusur dari skuat utama. Saya memprediksi ia bakal menemui akhir karirnya di Arsenal," papar Parlour.

"Mereka (Arsenal) kini mempunyai sederet pemain berusia muda yang pantas mendapat kesempatan ketimbang menurunkan dia (Ozil)," bebernya.

Menurut Parlour, sejumlah pemain muda Arsenal memiliki posisi yang sama dengan Liverpool. Sehingga kepergian Ozil dianggap tidak terlalu memengaruhi skuat The Gunners.

"(Bukayo) Saka mampu mengisi sisi kiri. Ada juga (Gabriel) Martinelli, dan Arsenal memandang penampilan mereka demikian apik. Ditambah dengan performa (Dani) Ceballos yang bermain di akhir pekan," ucapnya.

"Mereka (Arsenal) sekarang banyak memiliki pilihan," kata Parlour, yang juga mantan pemain Timnas Inggris ini.